MAKNA LAMBANG TAGANA

1. ARTI LAMBANG TAGANA

Bingkai berbentuk Burung Hantu berwarna merah bermakna Perisai Kesiagapan.

  • Warna hitam bermakna ketermarjinalan
  • Lingkaran Merah bermakna keberanian
  • Lingkaran Putih bermakna keyakinan
  • Empat penjuru mata angin putih dan biru bermakna memberi pertolongan untuk sesama berdasarkan ketuhanan tanpa perbedaan
  • Gambar pena warna orange empat penjuru bermakna kecerdasan (smart)
  • Gambar segitiga berwarna orange adalah lambang penganggulangan bencana dunia
  • Lingkaran Merah didalah adalah bendera Indonesia
  • Tulisan Sigap Tanggap bermakna ketepatan bertindak dengan sikap bijak
Jadi makna lambang TAGANA adalah "Bersikap siaga untuk menghadapi masalah-masalah ketermarjinalan berdasarkan kaidah-kaidah penanggulangan bencana untuk menolong sesama dengan cara-cara yang tepat, cerdas dan bijaksana yang dilakukan secara ikhlas dan sukarela berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa".

LAMBANG KECAKAPAN TAGANA



Satgas Posko adalah personel Penanggulangan Bencana dengan Pengugasan Khusus sebagai petugas Posko Penanggulangan Bencana bidang bantuan sosial yang bertugas pada saat pertama bencana terjadi.

Tugas utama dari satgas ini adalah mendirikan dan mengelola Posko Penanggulangan Bencana serta mengintegrasikan seluruh potensi ke poskoan lainnya yang terkait dengan bantuan sosial.

B. TIM REAKSI CEPAT


TRC adalah tim yang dibentuk pada saat pertama setelah bencana terjadi. Tugas utama dari TRC adalah melakukan kajian situasi, kajian kebutuhan, kajian tujukan dan kajian penanganan lanjutan serta evaluasi atas suatu peristiwa bencana dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. TRC mengkoordinir semua data dan informasi dari berbagai sumber yang menangani penganggulangan bencana pada saat itu.

Hasil hasil yang telah dihimpun oleh TRC diserahkan kepada para pengambil keputusan (termasuk Manajer Bencana dan Posko) sebagai pertimbangan untuk pengambilan keputusan.

C. SATGAS LOGISTIK

Satgas Logistik adalah Tim yang dibentuk untuk penugasan dibidang pengumpulan potensi dan sumber sumber bantuan serta pendistribusiannya untuk penanggulangan bencana.

Tugas utama adalah pengelolaan bantuan pada saat pertama bencana terjadi untuk memenuhi kebutuhan para korban bencana berdasarkan kaidah manajemen logistik


D. SATGAS RESCUE

Adalah Satuan tugas dengan keahlian bidang penyelamatan untuk penanggulangan bencana bidang bantuan sosial.




E. SATGAS PELAYANAN SOSIAL KEMANUSIAAN

Adalah Gugus Tugas Khusus untuk urusan khusus sosial kemanusiaan atau humanitarian dengan keahlian seperti : Psiko Sosial, Pelayanan khusus Lansia, Anak Penyandang Cacat dan Tugas kemanusia lainnya terutama pada fase saat dan setelah bencana

Longsor Tewaskan 14 Orang di China

text TEXT SIZE :
Share
Fajar Nugraha - Okezone
Ilustrasi: Istimewa

XINJIANG - Insiden longsor melanda sebuah wilayah yang ditutupi oleh salju di China. Bencana ini menyebabkan 14 orang tewas di wilayah Xinjiang, menjadikan korban tewas akibat cuaca dingin di China menjadi 27 orang.

Longsor tesebut terjadi di perfektur Yili yang terletak di perbatasan dengan Kazakhstan. Wilayah ini dihuni oleh sebagian warga dari etnis Kazakh.

Sebelumnya 13 orang juga dilaporkan tewas akibat badai salju yang melanda wilayah Xinjiang. 12 dari korban tewas tersebut diketahui tewas akibat longsor. Sementara badai salju yang melanda Xinjiang dianggap sebagai yang terburuk dalam kurun waktu enam dekade terakhir. Demikian diberitakan AFP, Rabu (27/1/2010).

Beberapa bulan terakhir China dilanda cuaca buruk yang mencapai klimaksnya pada 1 Januari lalu. Tebalnya salju yang turun menutupi wilayah China dibagian utara dan barat. Namun wilayah Xinjiang dinilai sebagai wilayah terparah, akibat dipengaruhi rangkaian badai salju Siberia.

Akibat cuaca buruk ini, ribuan orang terpaksa kehilangan tempat tinggal mereka akibat tebalnya salju membuat rumah mereka rubuh. Sementara hewan-hewan yang biasa menjadi sumber makanan warga juga tewas akibat kelaparan, karena ladang rumput yang biasa menjadi sumber makanan hewan tertutup oleh tebalnya lapisan salju.

Cara membuat gambar header dengan Photoshop

1. Buka dulu program photoshop, kemudian buat file baru dengan memilih menu File > New. Pada kotak dialog New, isikan ukuran header yang akan dibuat. Misalnya pada width=780 dengan satuan ukur pixel, terus pada height=180. Jangan lupa pada resolusi harus 72 pixel/inch. Klik OK jika semua ukuran sudah sesuai.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini.Nah kalau anda males buat mengatur ukurannya bisa pake ukuran yang udah saya buat dengan klik disini, anda tinggal edit dari photoshop.

cara membuat header blog dengan photoshop, gambar 2
2. Kemudian buat gambar yang kamu inginkan pada file baru ini.Gambar header bisa dengan memasukkan gambar lain, kasih tulisan, atau apa aja terserah dengan ide dan kreativitasmu. Kalo bingung, nggak ada ide? Buka aja website dan blog yang ada di internet, banyak sekali kan, tinggal cari aja ide dari gambar-gambar tersebut. Tapi ingat, JANGAN ngopi paste gambar header orang lain terus dipasang lagi, itu sama kayak mencuri. Cari Ide, bukan Curi Ide.
3. Setelah gambar jadi, jika gambar tersebut menggunakan lebih dari satu layer, pilih dulu menu Layer > Flatten Image agar semua layer menjadi satu di layer background.
4. Kemudian simpan (File > Save) dengan format JPEG/JPG atau GIF. Ini agar ukuran file-nya kecil. Jika pake JPEG/JPG aturlah nilai kompresi yang dilakukan pada kotak dialog JPG option yang muncul setelah kamu klik tombol Save. Seberapa banyak kompresi yang diperlukan, itu tergantung kondisi gambar, misalnya ukuran dan warna yang digunakan. Sesuaikan sendiri antara ukuran file hasil jadi dengan kualitas gambar, karena semakin banyak dikompres maka kualitas gambar akan turun.cara membuat header blog dengan photoshop, gambar 3Gambar dalam lingkaran merah, yang sebelah kiri adalah ukuran file yang akan disimpan (dalam kilobyte), dan yang sebelah kanan adalah waktu yang diperlukan saat gambar tersebut diakses dalam ukuran kbps tertentu.
5. Setelah gambar udah jadi, tinggal diupload aja pakai software blog Anda.cara membuat header blog dengan photoshop, gambar 4Misalnya Anda menggunakan Blogger, gunakan page element-nya. Kalo hosting sendiri, upload di cpanel-nya. Atau bisa juga diupload dulu ke web yang melayani image hosting, misalnya Photobucket, ImgPlace, atau yang lain.

Jika Anda tidak mengetahui ukuran gambar yang sesuai dengan ukuran template / theme-nya. Berikut ini caranya untuk mengetahui ukurannya:

* Simpanlah gambar header yang sudah ada di blog Anda. Kemudian buka gambar tersebut dengan Photoshop. Setelah itu pilih menu Image > Image size. Pasti akan nampak ukuran panjang dan lebarnya. Kalau resolusinya, biasanya 72 dpi.
* Atau, jika gambar tersebut tidak ada atau tidak bisa disimpan, maka saat gambar header blog Anda nampak di layar monitor tekanlah tombol Print Screen di keyboard (kadang satu kali tidak cukup, perlu 2 atau 3 kali menekan tombol tersebut).
Kemudian bukalah program Photoshop. Buat file baru dengan cara memilih File > New. Pastikan pada kotak isian Preset Size ukuran filenya adalah Clipboard (biasanya secara langsung sudah clipboard), kemudian klik OK. Setelah itu pilih menu Edit > Paste.
Anda sudah mendapatkan tampilan gambar dengan ukuran sebenarnya. Sekarang pilih Crop tool, potonglah gambar tersebut pas pada bagian gambar header-nya saja. Kemudian pilih menu Image > Image Size untuk mengetahui panjang dan lebar gambar, atau langsung saja gunakan hasil crop tadi untuk media membuat gambar header Anda.

Virus komputer

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.

Cara Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.
Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, Backdoor, hacking, dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Sophos, Symantec, Bit Defender, Ansav, SmadAV, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya

Langkah-langkah menghilangkan virus komputer
Posted in IT Solution, Tutorial - 79 Comments
Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.
Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:
Menghapus dengan antivirus di komputer lain
Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.
Menghapus dengan sistem operasi lain
Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.
Menghapus secara manual
Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:

1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:

C:\WINDOWS\system32\smss.exe
C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
C:\WINDOWS\system32\services.exe
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe

Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
2. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:

Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
"Hidden"=dword:00000000
"SuperHidden"=dword:00000000
"ShowSuperHidden"=dword:00000000

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
"Shell"="Explorer.exe"
"Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"

[HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
@="regedit.exe \"%1\""

[HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
3. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
4. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
5. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
6. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.
Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.